pintu
sesak. sesal.
kesal. kesan.
benam. benar.
aku benci kesendirian ini. cabutlah perasaan itu agar tak ada lagi yang kecewa. karenaku.
menangisi keceriaan sementara ceriaku menangis. maaf….
ruam
di sinilah. jalan itu terasa berliku. kau tentu lebih tahu seberapa dalam lubang yang kau gali. dan kau jejalkan selongsong tubuhku sebagai alasan kesalahanmu menulisi buku cahaya. dendammu pada sejarah selalu mengikis sedikit demi sedikit garis wajah yang dulu kau ukir sebagai kebanggaanmu.
ini bukan kesulitan, kawan. ini adalah semua upayamu membunuh bayang-bayang yang tumbuh lewat [...]